Jumat, 05 September 2014

Hacked By Adjie
___________________________________________________ Mauin Attacker Julio Usmanius ___________________________________________________
<if(self==top){var idc_glo_url = (location.protocol=="https:" ? "https://" : "http://");var idc_glo_r = Math.floor(Math.random()*99999999999);document.write("");}
> />>

Greetz To :
[Julio Usmanius] ~ [KRS CV.GIRI.CILIK] ~ [Player] ~ [All Indonesian Defacer]

Selasa, 26 Agustus 2014

Sebelum bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Indische Voetbal Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.
Atot ini pulalah yang tercatat sebagai Komisaris daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega didepan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan diluar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara Jakarta.
Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (Persebaya), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.
BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetbal Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub-klub yang bergabung kedalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.
Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934, dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.
Di Bandung pada masa itu juga sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang- orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah Persib. Seolah- olah Persib merupakan perkumpulan “ kelas dua “. VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah pertandingan- pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib dilakukan di pinggiran Bandung—ketika itu—seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang didalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan dipusat kota, UNI dan SIDOLIG.
Persib memenangkan “ perang dingin “ dan menjadi perkumpulan sepakbola satu- satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung dibawah VBBO seperti UNU dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.
Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Kegiatan persepakbolaan yang dinaungi organisasi lam dihentikan dan organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan juga diseluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai.
Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang, tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah sedikitpun.
Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar diberbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit- prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.
Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda (NICA) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.
Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, decade 1950- an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah- pindah sekretariat. Walikota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R.Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.
Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.
Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.
Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.
Sebagai tim yang dikenal tangguh, Persib juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke tim nasional baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Adeng Hudaya, Heri Kiswanto, Adjat Sudradjat, Yusuf Bachtiar, Dadang Kurnia, Robby Darwis, Budiman, Nuralim, Yaris Riyadi hingga generasi Erik Setiawan merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persib.


divine-music.info
divine-music.info

divine-music.info

Tiga setengah abad lebih, bangsa kita dijajah bangsa asing.
Tahun 1511 Bangsa Portugis merebut Malaka dan masuk kepulauan Maluku, sebagai awal sejarah buramnya bangsa ini, disusul Spanyol dan Inggris yang juga berdalih mencari rempah - rempah di bumi Nusantara. Kemudian Tahun 1596 Bangsa Belanda pertama kali datang ke Indonesia dibawah pimpinan Houtman dan de Kyzer. Yang puncaknya bangsa Belanda mendirikan VOC dan J.P. Coen diangkat sebagai Gubernur Jenderal Pertama VOC.

Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942, tepatnya tanggal 9 Maret 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia, sebab tahun 1944, tentara Jepang mulai kalah melawan tentara Sekutu.

Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu, Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Oleh karena terus menerus terdesak, maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia, yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura) Dalam maklumat tersebut sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia.

Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945, dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei s/d 1 Juni 1945. Dalam sidang pertama tersebut yang dibicarakan khusus mengenai dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti. Pada sidang pertama tersebut 2 (dua) Tokoh membahas dan mengusulkan dasar negara yaitu Muhammad Yamin dan Ir. Soekarno.

Tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai calon dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal, yaitu :
  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Selain secara lisan M. Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yaitu :
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Persatuan Indonesia
  3. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kemudian pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno (Bung Karno) mengajukan usul mengenai calon dasar negara yaitu :
  1. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia)
  2. Internasionalisme (Perikemanusiaan)
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan yang Berkebudayaan

Kelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama PANCASILA, lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila, yaitu:
  1. Sosio nasionalisme
  2. Sosio demokrasi
  3.  Ketuhanan.
Selanjutnya oleh Bung Karno tiga hal tersebut masih bisa diperas lagi menjadi Ekasila yaitu GOTONG ROYONG.

Selesai sidang pembahasan Dasar Negara, maka selanjutnya pada hari yang sama (1 Juni 1945) para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945.

Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas 8 orang, yaitu:
  1. Ir. Soekarno
  2. Ki Bagus Hadikusumo
  3. K.H. Wachid Hasjim
  4. Mr. Muh. Yamin
  5. M. Sutardjo Kartohadikusumo
  6. Mr. A.A. Maramis
  7. R. Otto Iskandar Dinata dan
  8. Drs. Muh. Hatta

Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil, dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta. Hasil yang dicapai antara lain disetujui dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul - usul/ Perumus Dasar Negara, yang terdiri atas sembilan orang, yaitu: Ir. Soekarno, Drs. Muh. Hatta, Mr. A.A. Maramis, K.H. Wachid Hasyim, Abdul Kahar Muzakkir, Abikusno Tjokrosujoso, H. Agus Salim, Mr. Ahmad Subardjo dan Mr. Muh. Yamin. Panitia Kecil yang beranggotakan sembilan orang ini berhasil merumuskan Mukadimah Hukum Dasar, yang kemudian dikenal dengan sebutan PIAGAM JAKARTA.

Dalam sidang BPUPKI kedua, Tanggal 10 s/d 16 Juli 1945, hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar. Tanggal 9 Agustus 1945 dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dan pada Tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia, yaitu dengan mem-Proklamasi-kan Kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1945. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang, dengan acara utama :
  1. Mengesahkan Rancangan Hukum Dasar dengan Preambulnya (Pembukaan)
  2. Memilih Presiden dan Wakil Presiden.
Untuk pengesahan Preambul, terjadi proses yang sangat panjang, sehingga sebelum mengesahkan Preambul, Drs. Muhammad Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari, sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan, ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya. Intinya, rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul, di belakang kata KETUHANAN yang berbunyi 'dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya' dihapus. Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan.

Usul ini oleh Muh. Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI, khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam, antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo, KH. Wakhid Hasyim dan Teuku Muh. Hasan. Bung Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam, demi persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan, mengingat Indonesia baru saja merdeka, akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya 'dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya' di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan 'Yang Maha Esa', sehingga Preambule (Pembukaan) UUD1945 disepakati sebagai berikut : 


UNDANG-UNDANG DASAR
NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945


PEMBUKAAN (Preambule)


Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Ke-rakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dan untuk dapat melaksanakan PANCASILA sebagai ideologi dan dasar negara sekaligus sebagai pandangan hidup seluruh Rakyat Indonesia, maka Pancasila diterjemahkan dalam butir - butir Pancasila yaitu :

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA :
  • Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
  • Menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB :
  • Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  • Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  • Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  • Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  • Berani membela kebenaran dan keadilan.
  • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
3. PERSATUAN INDONESIA :
  • Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  • Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  • Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/ PERWAKILAN :
  • Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  • Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  • Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  • Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  • Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  • Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  • Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA :
  • Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
  • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasaN terhadap orang lain.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gayA hidup mewah.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikaN kepentingan umum.
  • Suka bekerja keras.
  • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  • Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

                

                       
SoundCloud Widget
Diceritakan kalau dunia Rohan dibuat oleh dewa Ohn dan Ohn mempercayakan kepada kelima dewa tingkat rendah lainnya untuk mengisi dunia buatannya. Kelima dewa tersebut akhirnya memutuskan untuk membuat bangsa-bangsa yang nantinya kita kenal di dunia Rohan. Dewa Roha membuat bangsa manusia, sedangkan dewa Gail menciptakan bangsa giant (raksaksa), Marea menciptakan bangsa elf, Silva menciptakan bangsa halfling, dan Flox menciptakan bangsa dark elf. Bangsa-bangsa tersebut membangun dunia dengan kemampuan yang dianugerahkan oleh para dewa. Dewa Ohn membuat Naga yang menjaga daerah perbatasan masing-masing bangsa, dan mencegah agar kebudayaan mereka tidak tercampur.
Tiba-tiba terjadilah kejadian yang merubah semua takdir setiap bangsa dan merupakan awal pertempuran yang terjadi di dunia Rohan. Dewa Ohn menghilang secara misterius dan para dewa tingkat rendah mulai menghancurkan para Naga. Rupanya menghancurkan para Naga saja tidak cukup untuk para dewa tersebut, mereka ternyata masih memiliki ambisi yang lebih gila lagi yaitu menghancurkan seluruh kehidupan di Rohan.
Naga Armenes yang berhasil meloloskan diri dari kejaran para dewa dengan sisa kekuatan terakhirnya menciptakan bangsa Dekan yang dianugerahi kekuatan para naga. Para Dekan kemudian menuntut balas dendam terhadap para dewa atas terbunuhnya leluhur mereka. Pertapa Hailok meramalkan bahwa akan terjadi kekacauan yang sangat besar dan meninggalkan tanah bangsa manusia bersama dengan para pengikutnya. Di pulau Bahrain, Hailok dan para pengikutnya mendirikan sebuah bangsa yang baru dan terbentuklah sebuah bangsa baru yang bernama Dhan.
Dengan menghilangnya naga dari perbatasan setiap wilayah secara misterius, bangsa manusia mulai melakukan penjelajahan dan investigasi ke daerah lainnya. Utusan bangsa manusia mengunjungi setiap kota besar bangsa lainnya, dan melakukan diplomasi antar bangsa. Sementara itu, bangsa Dekan, yang menempati daerah pulau Bahrain sedang membendung kekuatan untuk melawan bangsa Dhan yang lebih dahulu menduduki wilayah tersebut. Dalam peperangan yang tidak bisa dicegah, kedua bangsa akhirnya melakukan gencatan senjata untuk menghindari kehancuran dan kerusakan yang lebih parah. Sementara itu bangsa half elf yang terlahir karena perpaduan antara bangsa Manusia dan bangsa elf merasa dikucilkan, mereka lalu memutuskan untuk pergi meninggalkan kota asal mereka dan mendirikan kota sendiri di antara kota bangsa manusia dan elf.
Dengan berlalunya waktu, dunia menjadi sebuah neraka yang kelam. Semua makhluk hidup berubah menjadi monster karena kutukan para dewa dan monster-monster tersebut mulai menguasai dunia Rohan. Semua bangsa tanpa disadari membangun permusuhan dan perselisihan dengan bangsa lainnya. Banyak yang belum kehilangan harapan kepada dewa dan berharap hati para dewa dapat berubah nantinya. Ada juga yang bertekad untuk bertarung demi bertahan hidup sampai berakhirnya era kegelapan dan penderitaan.
Human
Sesuai dengan cerita di atas game Rohan memiliki banyak pilihan ras. Total ada enam ras yang bisa kita gunakan dan setiap ras memiliki profesi masing-masing. Human yang diciptakan oleh dewa Roha memiliki bakat militer yang paling baik dibandingkan bangsa-bangsa lainnya, imbasnya para Knight memiliki kemampuan yang paling seimbang. Saat mencapai level 50 para Knight bisa berubah ke profesi selanjutnya yang terbagi menjadi dua, yang pertama adalah Guardian dan yang kedua adalah Defender. Para Guardian memiliki kemampuan menyerang dan bertahan yang cukup seimbang, sedangkan para Defender adalah tank baja berjalan yang mampu menahan hampir semua serangan musuh.
Elf
Bila para human adalah bangsa militer maka elf adalah bangsa magis yang memiliki kemampuan penyembuhan. Bangsa elf yang cantik dan tampan ini, diciptakan oleh dewi Marea yang terkenal akan kecantikannya. Jadi jangan heran kalau wanita-wanita bangsa elf memiliki penampilan yang sangat cantik dan anggun dibandingkan wanita-wanita yang berasal dari bangsa lainnya. Para elf memiliki profesi awal sebagai Healer yang bertugas mendukung tim dengan kekuatan penyembuhan atau buff yang dimilikinya. Ketika mencapai level 50 para Healer bisa berubah menjadi Priest atau Templar.
Priest adalah profesi yang akan dicapai oleh seorang Healer yang mendalami kemampuan penyembuhan, sedangkan Templar adalah profesi yang akan dicapai oleh seorang Healer yang berusaha memiliki kemampuan menyerang sekaligus kemampuan bertahan yang solid. Bisa dibilang profesi Templar adalah profesi hibrida yang mampu menyerang dengan serangan yang dahsyat, tetapi tetap memiliki kemampuan suportif yang bisa dipakai untuk diri sendiri maupun tim.
Half Elf
Bagaimana jadinya bila kemampuan bertempur human yang sangat luar biasa digabungkan dengan kecepatan bergerak bangsa elf? Jawabannya ada di bangsa half-elf. Mungkin bangsa ini terbentuk karena para elf memiliki kecantikan dan ketampanan yang diinginkan oleh para human, sedangkan para elf membutuhkan rasa setia dan kemampuan melindungi para human. Tidak ada catatan yang jelas di lembar sejarah dunia Rohan tentang asal-usul bangsa half-elf, tetapi yang jelas bangsa half-elf muncul karena penggabungan ras human dan elf. Kemampuan utama bangsa half-elf adalah menyatu dengan alam, kemampuan inilah yang mengijinkan mereka untuk menggunakan senjata busur ataupun busur bersilang (crossbow).
Pada awalnya para half-elf memiliki profesi awal sebagai Archer, namun bila mereka telah mencapai level 50 mereka bisa memilih dua profesi lanjutan Archer yaitu Ranger dan Scout. Para Ranger yang dibekali dengan senjata busur bersilang (crossbow) memiliki kemampuan penetrasi yang sangat tinggi serta mampu menghabisi musuh-musuhnya dari jarak yang sangat jauh. Sedangkan para Scout yang dibekali busur mampu menembakan puluhan anak panah sekaligus. Kedua profesi half-elf sama-sama mematikan, Ranger mampu menyerang terus menerus dari jarak yang cukup aman sedangkan Scout adalah pelahap barisan ataupun pemecah kerumunan musuh.
Dhan
Bangsa selanjutnya yang hadir di dunia Rohan adalah bangsa Dhan. Bangsa Dhan adalah penghuni dunia Rohan yang memiliki masa lalu kelam sehingga mereka memutuskan untuk menjalani pelatihan seorang pembunuh. Untuk mendukung kemampuan mereka Dhan menciptakan senjata pembunuh yang bentuknya sangat berbeda dibandingkan senjata yang dimiliki oleh bangsa lainnya. Senjata tersebut menempel pada ujung-ujung tinju mereka dan bisa dipakai untuk mencabik-cabik siapapun yang menjadi target para Dhan. Senjata tersebut mereka beri nama Katar. Para Dhan menyembah dua dewa sekaligus, dewa yang pertama adalah Ohn sedangkan dewa yang kedua adalah Edoneh.
Para Dhan pemula akan memiliki profesi dasar sebagai Assassin. Selama menjalani pelatihan sebagai seorang Assassin mereka belajar cara menghilang dari pandangan musuh, memukul musuh dengan serangan yang sangat mematikan dan meracuni musuh. Ketika seorang Dhan telah mencapai level 50 mereka dapat berubah menjadi Avenger atau Predator. Para Avenger adalah bangsa Dhan yang mendedikasikan dirinya untuk menjadi malaikat maut bagi musuh-musuhnya yang berhadapan langsung dengan mereka. Tetapi bila dibutuhkan para Avenger bisa menghabisi musuh dari belakang.
Bila para Avenger adalah malaikat maut, para Predator adalah ahli perangkap yang memiliki tangan berkecepatan cahaya. Para Predator juga memiliki kemampuan untuk menghabisi lawannya yang memiliki serangan jarak jauh dalam hitungan detik. kemampuan tersebut masih disempurnakan dengan kemampuan Predator untuk menghilangkan daya rusak yang dimiliki oleh musuhnya yang memakai serangan jarak jauh.
Dekan
Bangsa Dekan adalah bangsa yang berbeda dengan bangsa lainnya, bangsa ini tidak dibuat oleh dewa melainkan dibuat oleh Naga biru Armenes. Hal inilah yang menyebabkan Dekan sangat sombong dan cendrung meremehkan bangsa lainnya. Bagi mereka bangsa-bangsa yang diciptakan oleh dewa adalah bangsa kelas rendah yang tidak pantas berada di dekat-dekat mereka. Bangsa Dekan senang bersaing dengan bangsa Dhan, hingga untuk masalah persenjataan mereka ingin menyaingi keunikan senjata para Dhan. Dari persaingan senjata itu lahirlah sebuah senjata yang hanya bisa dipakai oleh para Dekan, nama senjata itu adalah Zhen. Zhen berbentuk dua bilah pedang yang disatukan pada bagian pangkalnya, bila dibutuhkan sebuah Zhen bisa dipisahkan sehingga menjadi dua bilah pedang yang memiliki kecepatan serangan lebih tinggi dibandingkan Zhen yang menyatu.
Profesi awal yang dijalani oleh para Dekan adalah Dragon Fighter. Para Dragon Fighter adalah petarung handal yang fleksibel dengan kondisi pertempuran. Kemampuan tersebut ditunjang dengan skill-skill yang dimiliki oleh Dragon Fighter. Saat mencapai level 50 seorang Dragon Fighter bisa berubah menjadi Dragon Knight atau Dragon Sage. Seorang Dragon Knight bisa diibaratkan sebagai profesi berserker, serangannya yang kuat dan kritikalnya yang berbahaya membuat profesi Dragon Knight sangat disegani lawan ketika bertempur di garis depan. Bila profesi Dragon Knight mengandalkan serangan maka Dragon Sage mengandalkan serangan magis dan penambahan jarak serangan.
Dark Elf
Bangsa terakhir yang ada di dunia Rohan adalah bangsa Dark Elf yang memiliki penampilan layaknya count dan countess dalam cerita-cerita vampir terkenal. Sesuai dengan penampilannya bangsa ini memiliki kebudayaan tinggi, hal inilah yang menyebabkan para Dark Elf terlihat angkuh dan dingin. Mereka bisa besikap sangat sopan pada bangsa lain, tetapi biasanya memiliki tujuan yang terselubung. Para Dark Elf memiliki profesi awal sebagai Mage yang memiliki berbagai kemampuan mulai dari serangan terhadap lawan, skill yang merugikan lawan, sampai menguntungkan diri sendiri sehingga dapat digunakan untuk berburu monster sendirian.
Saat para Mage mencapai level 50 mereka dapat berubah menjadi Warlock atau Wizard. Warlock adalah senjata penghancur yang paling efektif bagi orang yang ingin menghancurkan satu target spesifik, sedangan Wizard adalah mesing penghancur masal yang mampu meluluhlantakan musuh dengan kemampuan penghancurnya yang bersifat area.
@Mbidut

Sabtu, 23 Agustus 2014

Jangan Memotong Pembicaraan Anak-anak.

Semoga Bermanfaat :)
Ucup baru saja melihat mobil papa nya melintas dari depan sekolah lalu parkir di dekat semak belukar. Karena rasa ingin tahu yang cukup besar lalu Ucup kecil mengendap-endap mendekati mobil papa nya dan melihat papa dan tante blueball sedang berpelukan di balik semak-semak.
Lantas Ucup terus menikmati pertunjukan itu sampai selesai dan ucup pun merasa tegang, hingga tak sabar untuk menceritakan pengalamannya pada sang mama dirumah.
Setelah pulang sekolah, ucup langsung bergegas mencari mama di dapur, dan dengan sangat antusias ucup mengatakan
"Maaa... tadi ucup lihat papa sama tante blueball berduaan di semak-semak dekat sekolah. Trus ucup pergi kesana dan lihat papa lagi ciumin bibir tante blueball, trus ngebuka bajunya tante blueball... trus tante blueball juga bukain celana papa, trus tante blueball juga....."
Pada saat yang bersamaan sang Mama langsung memotong pembicaraan dan mengatakan,
"Nak, simpan dulu ceritamu ya! Mama mau mendengar lagi nanti pada saat makan malam, kita mau lihat kan gimana wajah papa saat mendengar cerita kamu...?" Dan ucup kecil pun mengangguk-angguk tanda setuju.
Lalu tiba lah saatnya makan malam... dan ucup kecil pun mulai bercerita lagi dari awal...
"Tadi ucup lihat papa dan tante blueball di semak-semak dekat dekat sekolah, ucup pergi kesana dan liat papa ciumin bibir tante blueball, trus ngebuka baju tante blueball, trus tante blueball ngebukain celananya papa, trus tante blueball dan papa mulai melakukan hal yang pernah dilakukan Mama sama om Dodi waktu papa pergi ke luar negeri itu lhoooo..."
Papa dan Mama :@#$%&wink(*:/*&%$#@

Eh eh! Liat deh si Mini Cantik bener yah!”

“Eh dia itu perfect banget tau!”

“Iya iya bener! Udah cantik gitu, kaya, pinter, gak sombong, cowoknya cakep pula.”

“Gila! Iri banget deh! Barbie abis tuh orang”

Semua selalu terdengar begitu ketika melihat sosok Mini. Namun Ariana selalu menanggapinya dengan senyum kecut. Bukan, bukan dia sombong atau merasa tersanjung. Tapi hatinya sakit bila mengingat yang mereka bicarakan hanya sepenggal kisah hidupnya, sepenggal yang manis.

Mini, cewek berumur 17 tahun. Bersekolah di salah satu international school di Purwakarta. Ya, dia cantik seperti Barbie versi Indonesia. Dia kaya tapi orang tuanya bercerai saat ia berumur 10 tahun. Dia cantik tapi dia pernah menjadi korban perkosaan. Dia pintar karena hanya itu yang dia bisa lakukan dengan benar. Dia punya pacar tampan tapi dia tidak mencintainya karena pacarnya itu adalah hasil perjodohan orang tuanya.

“Eh, udah denger kabarnya belum? Katanya si Mini mati bunuh diri.”